Rabu, 12 Desember 2012

Bakwan Malang (Bakwan Kawi)

Saya, hobiiiii banget sama yang namanya bakso segerrr... ngalahin senengnya ke siomay & batagor, kalo sama mie ayam bakso...yaah 11-12 lah :D
Kalau di Jogja, hati dah terpatri *haha* sama bakso Gress, bakwan kawi UGM, bakso pak brewok, atau bakso Lempuyangan. Ada satu lagi, yang uenaak...di gubug kecil gang Sosrowijayan, deket SD Netral, tapi semenjak 'insap' *haha* dah ga pernah kesana lagi karena konon pake B2 *wallohua'lam*.

Baru-baru ini agak seneng sama mie ayam baksonya es teler *7 karena di sini, citarasa tercocok sama lidah ya cuma di counter itu, itupun harus 3 jam ndapetinnya :D

Hmmm...jujur, saya sering iriiiii sama yang sering bolak-balik ke kota besar dan dengan mudah menyantap makanan sejenis itu... haduuuh, bersyukurlah ibu-ibu, bapak-bapak terhormat :p
 

Sedang saya, harus mencoret tebal-tebal menu idaman ini saat hamil sekalipun...hehe...

Ya sudahlah, terima saja apa yang sudah digariskan untuk kita ya FTM (Full Time Mom), qiqiqi...tapiiiiii bukan berarti kita tidak berhak maem enak dong yaaaa... yuuukkk, bikin sendiri saja, bismillaaah....
 

Kali ini saya pengeeeen maem Bakwan Kawi .
Kira-kira penampakannya seperti ini.... jangan diketawain yaaa kalo penampilannya masiiih jauuuuh dari aslinyaaa....namanya juga kira-kira, hihihi ... ^_^

 

Ada bakso kuah, bakso goreng, pangsit basah, pangsit goreng, tahu daging, sama mie :)      





Resep:
Bakwan Kawi ala Nanahanuna Kitchen

-Bakso Kuah: ini beli jadi, iris silang di permukaannya

- Bakso Goreng: campur jadi satu daging giling dan tepung sagu (saya pake tepung tapioka) dengan perbandingan 1:3 , lalu tambahkan kuning telur+bawang putih halus+irisan seledri+merica bubuk+garam+gula pasir+minyak wijen, dan air secukupnya (air es lebih baik). Uleni hingga kalis lalu bulat-bulatkan. Gulingkan pada maizena-putih telur- maizena , goreng garing, api kecil.

-Pangsit basah, pangsit goreng, tahu daging cara membuatnya bisa dilihat disini, sudah pernah saya posting, komplit :)

-Kuah baksonya: rebus tulang sapi/daging/bahan membuat kaldu bersama tumisan bawang putih+bawang merah (3:1), seledri, daun bawang, tambahkan garam, gula pasir, lada putih dan lada hitam. Masukkan bakso kuah hingga mekar. Taburi bawang goreng.


-Mie telur, bisa bikin sendiri, bisa beli bentuk kering, rebus, tiriskan, gulung.

-Sambal bakso kawi: rebus cabe rawit dan beberapa siung bawang putih sesuai selera, sampai layu. Haluskan, tambahi garam dan gula pasir. Siram dengan kuah bakso hingga sedikit encer.

Sajikan hangat. Lengkapi dengan bawang goreng, irisan seledri, daun bawang, kecap, dan saos tomat.


Eh, ngomong2 tentang foto, kita geser dikit yuk ke kanan... ;)



Ehhh...ada yang ngintip di sebelah kanan.... ;)

Yuk kita perjelas apakah kawan si bakso Kawi ini? ;)


Alhamdulillah dapat kiriman durian dari tetangga...makasih byk yaaa...:)


Resep Es Teler Sarang Burung plusss Durian:

-Sarang burung : 1 bungkus agar2 bubuk+gula pasir+air 600ml. Dinginkan, parut memanjang dengan parutan keju. Saya pakai 2 warna, agar2 hijau dan merah.

-Durian: ambil dagingnya saja

-Rambutan: ambil dagingnya saja

-Cincau tawar : potong kotak2

-Tape singkong : beli jadi.

-Pelengkap: susu kental manis, sirup cocopandan merah, santan kental, air es.

Penyajian: susun bahan2 ke dalam mangkok, siram dengan susu kental manis putih, sirup, air es, terakhir tambahkan santal kental 2 sdm saja.

Alhamdulillah, siang ini Hanun berhasil meluluhlantakkan berturut-turut: seporsi Bakwan Kawi dan seporsi es teler!! :D

Met mencobaaaa........:)



























































Minggu, 09 Desember 2012

Mini Cupcakes

Masih nge-fans sama cake yang bertipe buttercake, hasilnya enak, bahannya simpel, dan konon cara membuatnya  paling gampang, tapi bagi saya justru paling high risk, karena butuh pengocokan mentega+gula dalam waktu lama, hingga mencapai tekstur creamy... kalo ga gitu, ya resiko bantat :)).
Kali ini saya bikin buttercake versi cupcake, masiiiih dalam tampilan sederhana :)


Topping-nya campuran, pake fondant dan cream :)












Oya, karena eh karena... peralatan fondant saya suangat terbatas (jarang make fondant juga :p), jadi pas ndekor pake alat bantu sekedarnya: tusuk gigi, cotton bath, dan pake pemotong nori :D
Base cake-nya ada dua rasa, yaitu pandan dan vanilla, makanya saya kasih nama: Duo Butter Cupcakes. This is it...Birthday Cupcakes for Syifa Annisa (semoga suka yaa...^_^).


Haduh, selotipnya keliataaan...fotografernya kurang sip iniii, maklum, blum sarapan :D

Resep Butter Cake 2 telur (source: Bu Fatmah B):
Bahan:

120gr mentega
½ sdt vanili
250 g gula pasir
2 butir telur
200 g tepung terigu
1 sdt Baking Powder
150ml susu segar

Bahan pelengkap:
Gula bubuk dan bubuk kayu manis secukupnya

Cara membuat:

  1. Panaskan oven 180 derajat Celcius.
  2. Kocok mentega, gula, vanili hingga mengembang dan pucat. Masukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang.
  3. Masukkan tepung dan susu secara bergantian, sambil diaduk hingga rata. 
  4. Oven hingga matang (lebih kurang 30 menit untuk loyang kotak 22 cm, tinggi 3-4 cm).
  5. Angkat, dinginkan. Taburi gula bubuk dan kayu manis, potong-potong.










































































Jumat, 07 Desember 2012

Gulai Daun Ubi Keriting

Ngomong-ngomong soal lauk pauk, saya ini sering diketawain sama suami, gara-gara kalo makan, menunya kayak anak kecil, misal goreng/rebus brokoli, bakso, nugget, dkk. Dulu awal nikah, sering ga nyambung, kalo diajak ngobrol tentang nikmatnya jangan lodeh or gori (sayur nangka muda-red), sedapnya tumis sawi putih, tongseng, brongkos, rawon, sambel krecek, oseng-oseng tempe lombok abang, dan sebagainya. Setelah nikah, mau tidak mau ya belajar cara bikinnya... apalagi setelah punya anak dan harus menjalani fase menyusui. Yaaa...harussss mau makan sayur!
Alhamdulillah,  people must change for a better future, rite? and I did :D

Naah... mumpung merantau di tanah sumantrah... mumpung kenal dengan yang namanya daun ubi keriting, yukk bikin gulai ala jogja (baca: lidah saya *LOL*).
Alhamdulillah, Hanun doyaaaaan... :)



Boleh tambahkan irisan cabe merah, jika suka, kalo saya tidaaak...karena Hanun ga gitu suka pedes2  :)

Resepnya pakai takaran kira-kira yaa...

Bahan:
1 ikat daun ubi keriting (rebus dulu dengan: minyak goreng/zaitun+garam, sampai layu/empuk sesuai selera)
0,5 liter santan sedang
2 sdm bumbu gulai instan (pakai bumbu asli lebih baik :p)

5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 genggam ebi, cuci bersih, tiriskan
garam, gula pasir, gula merah secukupnya


Pelengkap: bawang goreng dan tomat

Cara membuat:
Haluskan duo bawang (diiiris juga boleh), tumis bersama ebi, dan bumbu gulai. Jika telah wangi dan matang, tambahkan air (pakai kaldu lebih sedap), tambahkan garam, gula, lalu masukkan daun ubi yang telah empuk. Tambahkan santan dan gula merah (saya pakai gula aren asliiiii impor dari jawa ^_^). Masak sampai bumbu meresap dalam daun. Matikan api, sajikan dengan tomat dan bawang goreng.

Praktis kaaan? *praktis opo malees??* :D

Met mencobaaaaa......:)